31 March 2011

Berikut ini pula saya senaraikan beberapa faedah, fadhilat atau kebaikan kita berselawat atas Nabi SAW.

Al-Imam Ibnul Qayyim dalam kitab “jala’ul afham” menyebutkan ada lebih kurang empat puluh fadhilat berselawat atas Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam , di antaranya ialah :

  1. Merupakan bentuk pelaksanaan perintah Allah dan mencocoki terhadap apa yang Dia lakukan berupa shalawat terhadap Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam .
  2. Mencocoki para malaikat yang juga menyampaikan shalawat atas Nabi.
  3. Orang yang mengucapkan satu shalawat kepada Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam akan mendapatkan sepuluh shalawat dari Allah Subhannahu wa Ta’ala .
  4. Pelakunya akan diangkat sebanyak sepuluh derajat, ditulis untuknya sepuluh kebaikan dan dihapuskan darinya sepuluh keburukan.
  5. Apabila dibaca sebelum memanjatkan do’a, maka akan sangat memungkinkan untuk diijabahinya do’a itu.
  6. Menjadi penyebab untuk mendapatkan syafa’at.
  7. Menjadi sebab untuk diampuninya dosa-dosa.
  8. Merupakan sebab Allah memberikan kecukupan bagi kebutuhan seorang hamba.
  9. Shalawat akan mendekatkan kedudukan seorang hamba dengan Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam nanti pada Hari Kiamat.
  10. Shalawat disejajarkan dengan shadaqah kepada orang yang kesusahan.
  11. Shalawat merupakan salah satu sebab terpenuhinya hajat.
  12. Dengan bershalawat kepada Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam , maka Allah dan para malaikat juga akan bershalawat terhadapnya.
  13. Merupakan pembersih dan penyu-cian bagi orang yang melakukannya.
  14. Merupakan sebab seorang hamba mendapatkan kabar gembira dengan surga menjelang meninggal dunia.
  15. Menjadi sebab terbebasnya seseorang dari huru-hara pada Hari Kiamat
  16. Nabi akan membalas menyampaikan shalawat dan salam kepada orang yang mengucapkannya terhadap beliau.
  17. Ia menjadi sebab untuk teringatnya sesuatu yang terlupakan.
  18. Merupakan sebab untuk baiknya suatu majlis dan dapat menyelamatkan dari buruknya majlis yang tidak disebut di dalamnya nama Allah.
  19. Menjadi penyebab hilangnya kefakiran.
  20. Meniadakan predikat bakhil pada seorang hamba.
  21. Dapat menjadikan pelakunya terbimbing untuk menuju jalan ke Surga
  22. Menjadikan sebab terpancarnya cahaya bagi seorang hamba, ketika melewati ash-Shirath (jembatan di Hari Kiamat).
  23. Menjadikan seseorang dapat terbebas dari tabiat yang keras dan kasar.
  24. Merupakan penyebab untuk keberkahan terhadap diri, amal dan umur orang yang mengucapkannya.
  25. Menjadikan penyebab untuk mendapatkan rahmat dari Allah.
  26. Selawat dapat menjadikan seseorang terus-menerus mencintai Rasulullah dan bahkan akan selalu bertambah cintanya.
  27. Ia akan menjadikan seorang hamba mendapatkan hidayah dan menghidupkan hati.

Sumber : Kutaib, “Fahlail wa Tsamarat ash-Shalih ‘an Nabi saw,” Al-Qism al-Ilmi Darul Wathan.

10 March 2011

TIPS UNTUK SAYA & MEREKA YANG MAHU BAHAGIA...

1. Jangan Takut dan Khawatir
    Perasaan takut dan khawatir merupakan pikiran kita yang paling tidak produktif. Sebagian besar hal-hal yang kita khawatirkan atau takutkan tidak pernah terjadi. Jadi untuk apa kita khawatir dan takut?
2. Jangan Pernah Menyimpan Dendam
    Dendam adalah hal terbesar dan akan menjadi beban terberat jika kita menyimpannya di dalam hati. Maukah anda membawanya sepanjang hidup? …. Saya rasa tidak. Jangan sia-siakan energi kita dengan menyimpan dendam, sudah pasti tidak ada gunanya. Gunakanlah energi kita tersebut untuk hal-hal yang positif.
3. Fokus Pada Satu Masalah
    Jika kita memiliki beberapa masalah, selesaikanlah masalah kita satu per satu. Jangan terpikirkan untuk menyelesaikan masalah secara sekaligus karena justru akan membuat kita semakin stress.
4. Jangan Membawa Tidur Masalah Anda
    Masalah adalah hal yang sangat buruk untuk kesehatan tidur kita. Pikiran bawah sadar kita adalah hal yang luar biasa yang dapat membuat kita gelisah dan tidur kita menjadi tidak nyenyak.
5. Jangan Mengambil Masalah Orang Lain Untuk Anda Selesaikan
    Membantu orang lain yang sedang dalam masalah adalah hal yang mulia, tetapi jika kita mengambil porsi terbesar untuk menyelesaikan masalah orang lain tersebut justru itulah kesalahan terbesar. Biarkanlah orang tersebut yang menyelesaikan masalahnya sendiri dengan porsi terbesar.
6. Jangan Hidup di Masa Lalu
    Mungkin terasa nyaman bagi kita mengingat hal-hal yang menyenangkan di masa lalu tetapi jangan anda terlena didalamnya. Konsentrasilah dengan apa yang terjadi saat ini, karena kita pun akan bisa merasakan banyak kebahagiaan di saat ini. Saya yakin kita akan mempunyai perasaan yang jauh lebih berbahagia jika kita merayakan apa yang terjadi saat ini dibanding dengan mengingat-ngingat kebahagiaan di masa lalu.
7. Jadilah Pendengar yang Baik
    Mungkin sebagian besar orang termasuk saya :) susah untuk menjadi pendengar yang baik. Justru sebaliknya kita mengharapkan orang lain yang mendengarkan omongan kita, tetapi sebetulnya dengan belajar mendengarkan orang lain, kita akan mendapatkan banyak hal baru yang dapat sangat berguna bagi kebahagiaan hidup kita.
8. Jangan Biarkan Frustasi Mengatur dan Bahkan Mengacaukan Hidup Anda
    Kasihanilah diri kita lebih dari apa pun, maksud saya adalah janganlah kita menyerah pada frustasi. Maju terus. Ambillah tindakan-tindakan positif dan lakukanlah dengan konsisten.
9. Bersyukurlah Selalu
    Bersyukur dan berterimakasihlah atas semua yang kita dapatkan, bukan hanya hal yang positif saja tetapi juga hal yang negatif, karena saya percaya dibalik setiap hal yang negatif tersebut ada hal baik yang bisa kita pelajari

SEKADAR PENGISIAN..

Firman Allah dalam surah al-Ma’un ayat 4-6 yang bermaksud:
"Maka celakalah bagi orang yang solat. (Iaitu) orang yang lalai solatnya dan orang-orang yang riak."


Pengertian riak
Riak itu ialah melakukan kebaikan dan amal ibadat semata-mata untuk mencari tempat di dalam hati manusia.

Perkara yang diriakkan oleh manusia;
1. Riak dari segi badan

Riak jenis ini menunjukkan seseorang itu menampakkan keletihannya kerana berpuasa dan banyak berjaga malam untuk beribadat.

2. Riak pada pakaian

Seseorang itu memakai pakaian yang menunjukkan kewarakan dirinya sedangkan hakikatnya tidak. Memakai pakaian sebegini di hadapan golongan tertentu kerana kepentingan diri sedangkan di waktu lain dia bukanlah sebegitu malah hatinya juga bukanlah berniat untuk mendapat keredhaan Allah tetapi mengharap penghormatan daripada orang lain.

3. Riak dengan perkataan

Riak ini adalah seseorang itu menunjukkan dirinya seorang yang benar dan ikhlas melalui perkataan yang keluar dari bibirnya. Tuturnya seperti seorang penasihat dan pensyarah. Dia memilih lafaz-lafaz yang halus dan dalam maknanya juga kata-kata hikmat beserta hadith. Dia juga berkata seperti kata para Nabi dan aulia sedangkan pada hakikatnya dia sebenarnya sunyi dan kosong.

4. Riak pada amalan

Orang sebegini adalah sering menzahirkan khusyuk dalam solat dan sengaja memanjang-manjangkan rukuk dan sujud apabila ada orang melihatnya. Orang seperti ini sering bersedekah secara terang-terangan, pergi menunaikan fardhu haji, berjalan menundukkan kepala dan kurang berpaling ke kanan dan ke kiri padahal Allah mengetahui batinnya. Sedangkan jika dia bersendirian amalannya bukan sempurna sebegitu, seperti solat dengan cepat, berjalan laju dengan matanya sering meliar ke sana ke mari dan sebagainya.

5. Riak dengan ramainya murid dan pengikut

Seseorang itu berasa bangga dengan murid dan pengikut yang ramai. Demikian juga seperti seseorang yang sering menyebut nama ulama’ itu dan ulama’ ini bagi menunjukkan dirinya seorang yang banyak bertemu dengan syeikh dan ulama.

Bagaimana mengelakkan sifat riak?
Rawatan terbaik bagi segala penyakit di muka bumi ini adalah dengan menjauhi sebab-sebab dan punca terjadinya penyakit.

Terdapat beberapa cara untuk menghindari sifat riak daripada menguasai hati;

1. Sentiasa mengingatkan diri sendiri tentang perkara yang diperintahkan Allah dan juga sering menyucikan hati dengan melakukan ibadat-ibadat khusus seperti zikir dan membesarkan kekuasaan Allah.
 
2. Mengawasi diri agar sentiasa takut akan kemurkaan Allah. Dengan ini akan membawa diri agar sentiasa berwaspada dalam melakukan perkara yang boleh mengheret kepada dosa dan seksaan Allah pada hari akhirat kelak.
 
3. Berwaspada terhadap perkara-perkara yang boleh menghapuskan pahala amalan yang dilakukan akibat riak.
 
4. Menanamkan di dalam diri bahawa melakukan sesuatu perkara kerana manusia sehingga membawa kemurkaan Allah itu patut dijauhkan.
 
5. Sentiasa mengawasi diri daripada lalai terhadap ujian dan nikmat yang dikurniakan Allah untuk menghampirkan diri kepada Allah.
 
6. Ikhlaskan diri dalam setiap amalan yang dilakukan. Apabila berasa suka dipuji dan diberi penghargaan setiap kali membuat sesuatu perkara yang baik dan berasa terhina apabila ditegur, maka inilah tanda wujudnya sifat riak.
 
Adakalanya terdapat juga orang yang melakukan amal kebajikan dengan niat ikhlas kerana Allah, namun dia mendapat mendapat perhatian daripada orang lain atas amalannya. Keadaan ini tidak diambil kira sebagai riak kerana dia sememangnya niat dengan ikhlas pada awalnya. Namun, untuk melakukan satu-satu ibadat pada permulaannya akan menyebabkan timbulnyaperasaan riak dan rasa bangga diri, namun apabila amal itu sering dilakukan dan berterusan dengan niat ikhlas pastinya perasaan riak itu akan terhapus sedikit demi sedikit.

Janganlah takut untuk pergi ke masjid, mendengar tazkirah, menunaikan solat jemaah dan sebagainya kerana takut akan dikatakan riak sedangkan dengan riak itulah akan mendorong dan menggalakkan kita untuk beramal dan meningkatkan ibadat. Tetapi,jangan biarkan perasaan riak itu terus menerus menguasai diri kerana apabila ada riak dalam setiap amalan maka amalan yang dilakukan adalah sia-sia belaka

27 February 2011

assalamualaikum warahmatullah...

sudah lama..terlalu lama tidak mencatat sesuatu di laman ini...
kerana tiada apa yg dapat rifie luahkan di sini..
& tiada satu pun kebahagiaan yang boleh rifie kongsi dgn semua..

kadangkala rifie rasa cemburu melihat kawan2 yg sudah ramai berumahtangga..
rifie juga ingin untuk punya seseorang yang menyayangi rifie,jadi tempat untuk rifie luahkan segala,berkongsi rasa,mengadu cerita..tapi sampai saat ini,rifie belum dikurnia insan yg boleh bersama rifie untuk semua tu..

ada hikmah di sebalik semua ini,rifie tahu & rifie sendiri sedar...
rifie punya tanggungjawab yg perlu rifie tunaikan dulu..
moga masih ada ruang untuk rifie menikmati hidup bahagia..
& rifie akan terus mendamba bahagia..

andai tiada bahagia itu buat rifie di sini,
insyaAllah telah tertulis bahagia rifie DI SANA kelak..ameen..

25 August 2010

assalamualaikum........

kembali semula dalam laman yang terlalu jarang dijenguk dan dibuka ini..namun hari ini,rifie gagahkan juga untuk mencatat sesuatu..

..sempena hari lahir rifie hari ni..25 ogos...

syukur Allah masih panjangkan umur rifie dan diberi nafas untuk teruskan kehidupan yang penuh pancaroba di muka bumi ini..moga rifie terus kuat & cekal hadapi segalanya..ameen..

..untuk kesekian kali..rifie akan terus menDAMBAHAGIA...

10 May 2010

assalamualaikum

dah laaaaaaaama sangat x post sesuatu kat blog ni...sudah terlalu lama..bukan xde ruang,cuma bila dh on internet rasa macam xde hati nk coretkan isi hati..entah kenapa perasaan cam gini boleh bertandang...

life rifie still macam tu jugak..macam mula2 posting dulu...xde apa yang lebih..skrg rifie sesaje cari kerja..rifie buatkan murid-murid jadual solat,then abis waktu sekolah rifie ajar Iqra' dgn murid2 tahun 3..tahun 3 shj sbb mereka 6 org tapi memerlukan fokus dari rifie utk membimbing mereka...then every khamis 2.20-3.20 rifie offer diri utk mngjar kelas tambahan BM untuk tahun 6...tu je la rutin rifie sekarang selain mengajar ikut jadual...;)

tinggi harapan rifie moga jadual ini akan berubah nnt kepada yang lebih baik..dan semoga semua ini mendapat keberkatan daripada-Nya..ameen

27 February 2010

Kunci kebahagiaan


Biarpun liku-liku hidup yang dilalui terasa begitu payah, namun jika diri benar-benar mengenal Allah dan beribadat kepada-Nya, nescaya kita akan mendapat kebaikan, kebahagiaan dan ketenangan.
Namun jika kita ingkar kepada-Nya, jiwa pasti tidak tenteram walau tinggal di istana yang mewah nan megah. Ketahuilah bahawa di akhir kehidupan adalah pahit dan menderita kerana kita belum memiliki kunci kebahagiaan nan sejati.

Allah SWT berfirman yang bermaksud, “…dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta (berbagai-bagai jenis kekayaan) yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya: "Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri."” (Surah al-Qashash [028], ayat 76)
Jika diteliti pengertian ayat ini, Allah SWT membela mereka agar tidak terjerumus ke dalam kejahatan di dunia dan di akhirat. Ini adalah janji dan berita gembira daripada Allah bagi orang-orang yang beriman bahawa Allah akan menghindarkan mereka (kerana keimanan mereka) dari semua keburukan orang kafir, godaan syaitan, keburukan diri sendiri, amal perbuatan yang jelek dan membantu meringankan beban mereka. Setiap Mukimin berhak atas pembelaan dan keutamaan seperti ini, sesuai dengan kadar keimanannya. Setiap orang diuji dengan perkara yang berbeza-beza dan percayalah ujian itu tanda kasih sayang Allah kepada kita.
“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya (untuk menerima apa yang telah berlaku itu dengan tenang dan sabar). Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Surah at-Taghaabun [064], ayat 11)
Berdasarkan ayat di atas, hendaklah kita memahami bahawa setiap musibah yang menimpa adalah ketentuan Allah. Apabila kita redha dengan dugaan ini, kita akan menerimanya dengan pasrah dan usahlah berputus asa berdoa agar ktia diberi kekuatan dan jalan untuk menghadapi ujian getir itu.

Empat kunci kebahagiaan

Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya, “Empat perkara yang membawa kebahagiaan iaitu wanita yang solehah, rumah yang luas, jiran yang baik dan kenderaan yang selesa!” (Hadis riwayat Ibnu Hibban)
Kehidupan yang selesa adalah suatu bentuk kehidupan yang dialu-alukan oleh Islam di mana kehidupan yang sempurna memerlukan empat elemen asas yang penting iaitu:
1)Wanita yang solehah - iaitu isteri yang baik yang dapat menguruskan keluarga dan rumahtangga dengan sempurna.

2)Rumah yang luas yang boleh memberikan keselesaan untuk bermesra dengan keluarga dan anak-anak di samping dapat melapangkan fikiran dengan baik dan tenang.

3)Jiran yang baik kerana jiran merupakan orang yang paling rapat selepas sanak saudara dan keluarga. Jiran yang baik dapat menjamin keharmonian hidup bermasyarakat sehinggakan ikatan kejiranan itu boleh bertukar seakan-akan sebuah kelurga yang kasih-mengasihi dan saling mengambil berat di antara satu sama lain.

4)Kenderaan yang selesa kerana ia memberikan kemudahan dalam segala urusan.

Antara tabiat buruk yang mengancam kebahagiaan hidup ialah berfoya-foya dengan kehidupan mewah, boros harta dan membazir ketika berbelanja. Tabiat ini sering disebut dalam al-Quran sebagai punca kehancuran beberapa umat yang terdahulu. Oleh itu hendaklah kita sentiasa berdoa agar ditetapkan hati supaya tidak mudah condong ke arah kemungkaran dan kesesatan.

 
“….Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; kerana sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (kurnia).” (Surah ali-‘Imran [003], ayat 8)



26 February 2010

Allah SWT kadangkala melaksanakan hukuman di dunia ini dengan memberikan



ujian dan cubaan dalam bermacam bentuk, seperti.






1- Cubaan badaniah dan rohaniah yang berupa penyakit, luka, cacat pandangan


salah satu angguta tubuh, rasa susah, gelisah, resah, duka cita, tidak aman dan


lain-lain lagi.






2- Cubaan melalui kekayaan, seperti kehilangan, kebakaran, kekurangan, rosak


dan sebagainya.






3- Cubaan melalui anak dan keluarga, seperti sakit, gila, lumpuh dan lain-lain.






Semua ujian dan cubaan tersebut mungkin terjadi kerana.






a- Hasil undangan dari kedurhakaan manusia sendiri, hasil usaha perbuatan dan


kelakuannya sendiri yang dihukum di dunia oleh Allah sebagai pembalasan


langsung dari dosa-dosanya itu. Kemungkinan ini dapat terjadi sebagai tanda


kasih sayangNya untuk menghapuskan dosa kedurhakaannya di dunia ini, dan


dan ia akan keluar dari dunia ini dalam keadaan suci dah bersih. Kemungkinan


lainnya ialah untuk meninggikan mertabatnya, baik di dunia mahu pun di akhirat,


iaitu apabila ia tidak mempunyai dosa yang harus mendapat hukuman.






b- Takdir Allah sendiri untuk menguji hamba-hambanya secara terus-menerus di-


rundung malaang,dan nantinya akan di ganti di akhirat dengan rahmat dan juga


keredhaanNya.






Apabila seseorang itu menghadapi segala cubaan, ujian dan rintangan dengan


redha, ikhlas dan mencari jalan keluar dengan jalan yang sebaik-baiknya, tidak


mengeluh, gelisah atau pun berputus asa. Allah akan mempermudahkan jalanan


hidupnya.Memudahkan hisab di akhirat nanti, dan memberkati hidupnya

23 February 2010

saat yang bahagia..entah bila akan menjelma...rifie jadi makin takut nk bukak fb..melihat org lain bahagia,,hati rifie bagai dihiris2..ntah bile bahagia akan datang menjenguk rifie...

ramai kawan yang akan dan telah mendirikan istana cinta bersama insan istimewa dan pastinya hidup mereka dilimpahi bahagia...ramai juga kawan yg menuntut ilmu hingga peringkat tertinggi..tgh wat master,dh abis master,de yg dh apply phd n de yg sedang wat phd..bahagianya mereka..
tapi rifie????tiada satu pon yg boleh buat rifie bahagia...mengapa..kenapa....

11 February 2010

assalamualaikum..

hari ni byk peristiwa yg menguji tahap kesabaran rifie...rifie rase makin tertekan mengajar di sekolah tu..even dh cuba kuatkan semangat..dh cuba bersabar..entahlah..ujian tak berhenti menimpa.... :'(

10 February 2010

ANTARA PERKARA-PERKARA YANG MENYEBABKAN DOSA BESAR :
1. Syirik jali, kufur dan murtad.
2. Membunuh seseorang tanpa sebab yang sebenar.
3. Zina.
4. Liwat.
5. Merogol binatang.
6. Meminum minuman yang memabukkan.
7. Mencuri dengan kadar yang membolehkan dijatuhkan hukuman potong tangan.
8. Menuduh seseorang yang baik berzina.
9. Menjadi saksi dusta.
10. Merampas harta orang lain dengan tiada sebab yang membenarkanya berbuat demikian.
11. Lari daripada medan peperangan jihad.
12. Makan riba.
13. Memakan harta anak-anak yatim.
14. Mendurhaka kepada ibu bapa.
15. Mendusta ke atas Rasulullah s.a.w.
16. Menyembunyikan diri daripada menjadi saksi tanpa apa-apa keuzuran, sedangkan ia patut hadir untuk memberi keterangan.
17. Berbuka puasa Ramadan dengan sengaja, tanpa apa-apa keuzuran.
18. Bersumpah dusta.
19. Mendahulukan solat fardhu sebelum masuk waktunya atau melakukan solat fardhu selepas luput waktunya dengan sengaja tanpa apa-apa keuzuran syarie.
20. Memutuskan hubungan kekeluargaan dan silatulrahim dengan jiran dan kaum kerabat tanpa sebab-sebab yang di benarkan oleh syarak.
21. Menipu dalam sukatan timbangan barang, samada mengurang atau melebihkannya.
22. Sengaja meninggalkan solat fardhu tanpa apa-apa keuzuran syarie.
23. Menjatuhkan maruah seseorang Islam yang lain tanpa alasan yang di benarkan oleh syarak.
24. Menyumpah dan mengeji sahabat-sahabat Rasulullah s.a.w.
25. Memberi dan menerima rasuah.
26. Menegah lelaki yang halal daripada masuk ketempat tidur isterinya.
27. Bergaul bebas antara lelaki dan perempuan yang halal nikah dalam suatu majlis yang di tegah oleh syarak.
28. Mengadu kepada pemerintah atau pihak yang berkuasa supaya mengambil tindakan kepada seseorang tanpa alasan yang sebenarnya.
29. Enggan mengeluarkan zakat.
30. Melupakan ayat-ayat Al-Quran dan Hadis yang telah di hafalnya.
31. Membakar haiwan walaupun yang telah mati.
32. Mengamalkan ilmu sihir dan segala bentuk atau kaedah yang bersangkutan dengan khadam bersyarat serta mengajarkanya kepada orang lain.
33. Meninggalkan daripada menyuruh manusia supaya melakukan kebaikan dan tidak mencegah manusia daripada melakukan kejahatan. Padahal ia berkemampuan melakukan  perkara tersebut.
34. Isteri enggan melayani suaminya tanpa alasan yang munasabah atau isteri menderhaka kepada suaminya tanpa alasan yang dibenarkan oleh syarak.
35. Putus asa dengan rahmat Allah.
36. Tidak menghiraukan dengan kemurkaan Allah dengan sentiasa melakukan maksiat dan tidak pernah mengharapkan keampunan daripada Allah.
37. Zihar, iaitu menyerupakan isterinya dengan ibunya sendiri dari segi fizikal.
38. Memakan makanan dan minuman yang diharamkan tanpa ada sebab-sebab yang diharuskan oleh syarak.
39. Memakan bangkai tanpa ada keuzuran syarak.
40. Namimah, iaitu memperlaga-lagakan kedua-dua belah pihak supaya bergaduh.
41. Mengumpat ke atas ahli-ahli ilmu yang beramal dengan ilmunya dan menghafaz Al-Quran dan Hadis Rasulullah s.a.w.

Sebarang kesilapan atau kekurangan fakta adalah disebabkan oleh kelemahan diri penulis sendiri samada dari sudut keilmuan maupun dari pengalaman.

Wallahu a'lam.

09 February 2010

Mudahnya Untuk Mendapat Ganjaran ALLAH
Dalam kehidupan seharian, kita sentiasa mempunyai pilihan samada untuk berbuat kebaikan atau keburukan. Seseorang yang melakukan solat, puasa, zakat, menggembirakan ibubapanya, menuntut ilmu, menyebarkan seruan ALLAH dan RasulNya, menyampaikan hajat saudaranya, membuang halangan di jalanan dan lain-lain amalan mulia, sudah pasti itu semua termasuk dalam perkara-perkara yang terpuji dan diganjari ALLAH subhanahu wata’ala dengan ganjaran pahala.
Sebaliknya, seseorang yang tidak solat, menderhakai ibubapanya, tidak amanah, menyakiti hati jiran dan rakan, mengumpat, menfitnah dan bermacam lagi perbuatan tidak bermoral lain, sudah tentu akan mengundang kemurkaan ALLAH dan berdosa.
Pilihan di tangan kita. Sangat beruntung orang yang memilih untuk membuat kebaikan. Bukan sahaja disukai oleh makhluq, malah mendapat ganjaran yang berganda-ganda dari Tuhan yang Maha Pemurah.
Dari Abu Hurairah radhiAllahu ‘anhu, bahawa Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam bersabda:“ALLAH Azza wa Jalla berfirman: Jika hambaKu hendak melakukan suatu kejahatan, maka janganlah kalian menulisnya hingga dia melakukannya. Jika dia melakukan kejahatan itu, maka tulislah dengan kejahatan yang sama. Jika dia meninggalkan kejahatan tersebut kerana-KU, maka tulislah untuknya satu kebaikan. Dan jika dia hendak melakukan kebaikan, lalu dia tidak melakukannya, maka tulislah untuknya satu kebaikan. Jika dia melakukan kebaikan itu, maka tulislah untuknya dengan sepuluh kali ganda sampai tujuh ratus kali.” (HR Muttafaq ‘Alaih)
SubhanALLAH, Maha Suci ALLAH, mudahnya untuk kita mendapat pahala. Dengan hanya memasang niat untuk membuat perkara baik pun, sudah diberi pahala. Apatah lagi jika niat yang baik itu direalisasikan. Berganda-ganda lagilah pahala. Susahkah?
Maha Pemurahnya ALLAH. Sayangnya DIA kepada kita. Kasihnya DIA kepada kita. DIA tidak lokek untuk mengurniakan pelbagai ganjaran kepada hambaNYA. Asalkan kita memilih untuk membuat kebaikan.
Tetapi sebaliknya, apabila kita berniat untuk melakukan perkara kejahatan, dosa hanya akan diberi jika kita melakukannya. Itulah yang telah disabdakan Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam
Bagi orang yang sihat imannya, hadith di atas sudah cukup memberikan harapan yang besar kepadanya untuk sentiasa membuat kebaikan. Ia cukup untuk memotivasikan diri agar sentiasa memikirkan dan mengusahakan kebaikan dalam setiap masa kehidupannya.
Ayuh muslimin sekalian, berlumba-lumbalah kita dalam mengejar pahala dan ganjaran yang bakal tersedia di akhirat nanti
Memang ALLAH subhanahu wata’ala nak beri kepada kita bermacam nikmat keseronokan di syurga nanti. Tetapi, terlebih dahulu kita hendaklah sentiasa berlumba-lumba membuat kebaikan.
Hari-hari yang kita tempuhi, tersedia di hadapan peluang dan ruang untuk kita melakukan perkara kebaikan. Jangan kita katakan perbuatan baik yang kita lakukan sia-sia. ALLAH nampak. ALLAH tahu. ALLAH dengar. Dan pastinya setiap kebaikan yang kita lakukan akan diganjari ALLAH subhanahu wata’ala dengan pahala yang berganda-ganda.

Jangan kita remehkan setiap perbuatan baik yang hendak kita lakukan. Walau hanya dengan memberikan senyuman pun, ia dikira sebagai suatu kebaikan.
Semoga tulisan yang ringkas ini bisa memberikan kita semua sedikit peringatan bahawa ALLAH Maha Pemurah dengan nikmat, rezeki dan pahala untuk dikurniakan kepada hamba-hambaNYA. Mudahnya untuk mendapat pahala…
WAllahu Ta’ala A’lam.

salam sejahtera...

alhamdulillah...terealisasi jua impian selama ni..bagai x diduga..terima kasih Ya Allah...

08 February 2010

assalamualaikum warahmatullah...

sudah teerrrrrrrrrlalu lame rifie tak jenguk laman ni...rase dh hilang mood pon nk update...coz kat cni tempt rifie brcerita utk dr sndiri shj...xrmai pon yg jenguk laman ni n mmg ni pon tujuan rifie bukak laman ni..neway,rindu jugak nk menulis ssuatu..tentang skolah n rutin harian d sekolah??still d same..malas dh rase nk brkongsi cerita...

apapun,rifie masih berharap...masih ada hari bahagia yg sudi menyapa rifie..biar seketika....rifie akan terus mendamba....

29 December 2009

PENGALAMAN PERTAMA

alhamdulillah..akhirnye brjaya juga rifie mncapai cita2 yg diingini...hadir meeting dgn kwn2 yg bergelar guru n de meja sendiri dlm staffroom tu..teringat wktu skolah dulu,bile cikgu mintak hntrkan buku ke bilik guru,msti rifie yg cpt2 angkat tgn...kat skolh menengah pon gitu kt maktab pon gitu..sronok tgk suasana dlm bilik guru/pensyarah tu...

td rifie meeting..skolah rifie de 8 org cikgu je trmasuk gb...de 2 org malay termasuk rifie..rifie dpt ngja bm,agama ngn pj,sume 36 wktu..berat jugak sbnrnye bg rifie sorg guru baru...gb pon ckp gitu..tp xpela..rifie terima cbrn tu..moga dipermudahkan segala...waktu meeting cikgu2 byk cakap cina..mmg blur jugakla..rifie sabar je..smpai kadang tu info penting trlepas cmtu jek..yela,mane rifie tau kan..deorg ckp cina:) tp xpela..hope cabaran tu sekadar di pinggiran..rifie akan cuba sedaya upaya ytk mengajar dgn baik..rifie akan tarik bdk2 melayu kat skolah cina ni yg sememangnya kuat berbahasa cina utk minat belajar agama..insyaallah,moga dipermudahkan segala urusan..ameen....